Penjualan TikTok Shop Melebihi Marketplace Tokopedia. Cek Faktanya
Penjualan TikTok Shop melebihi Shopee, Tokopedia, dan Lazada? PopStar akan membahas seputar data penjualan di TikTok Shop & rahasia keberhasilannya.

Kamu pasti pernah dengar kabar kalau TikTok Shop berhasil menggeser penjualan Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Fitur terbaru dari TikTok ini memang mengalami peningkatan drastis, hingga empat kali lipat di Asia Tenggara pada tahun 2022. Peningkatannya mencapai US$4,4 miliar atau sekitar Rp66,7 triliun.
Namun, benarkah penjualan TikTok Shop sudah melebihi e-commerce lain di Indonesia? Menurut Katadata.com, penjualan TikTok Shop masih di bawah Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Meskipun begitu, TikTok Shop diprediksi akan terus tumbuh pesat di tahun 2023.
Lalu, apa saja keunggulan fitur TikTok Shop yang membuatnya begitu menjanjikan untuk bisnis? Artikel ini akan membahas tuntas seputar fitur TikTok Shop untuk membantumu mengembangkan bisnismu.
Sejarah TikTok di Indonesia
TikTok pertama kali diluncurkan pada 2016 di Tiongkok dengan nama Douyin. Di Indonesia, TikTok masuk pada 2017 namun sempat ditutup sementara oleh Kominfo karena konten negatif. Setelah memenuhi persyaratan, TikTok bangkit kembali pada akhir 2019 dan semakin populer saat pandemi.
Saat ini, TikTok menjadi platform media sosial paling banyak diunduh di Indonesia selama dua tahun berturut-turut. Pengguna TikTok didominasi oleh Generasi Z dan menghabiskan rata-rata 89 menit per hari di aplikasi.
Fitur TikTok Shop untuk Memperlancar Bisnis
TikTok Shop, yang diluncurkan pada 17 April 2021, adalah sebuah social commerce yang memberikan pengalaman berbelanja menyenangkan. Fitur ini memungkinkan brand dan pembeli melakukan transaksi dalam satu aplikasi tanpa harus pindah ke platform lain.
Keberadaan TikTok Shop dinilai sangat membantu perkembangan bisnis. Sebanyak 24% pemasar mengatakan TikTok Shop efektif dalam mencapai tujuan bisnis, dan pengguna TikTok Shop didominasi oleh perempuan berusia 18-25 tahun.
Tren Kesuksesan Penjualan di TikTok Shop
Menurut laporan survei Populix, 45% responden menggunakan TikTok Shop untuk berbelanja, mengalahkan WhatsApp, Instagram Shopping, dan Facebook Marketing.
Popularitas TikTok Shop disebabkan oleh pengalaman berbelanja yang unik, di mana pengguna bisa berbelanja sambil menonton video pendek atau live streaming. Hal ini juga menguntungkan pemilik brand, karena mereka bisa mempromosikan produknya langsung melalui konten video.
Cara Promosi Produk di TikTok Shop
- Konten Video: Kamu bisa membuat konten video dan menyematkan produk di dalamnya. Jika pengguna mengklik, mereka akan langsung diarahkan ke etalase toko.
- TikTok Ads: TikTok menyediakan berbagai jenis iklan, seperti Brand Takeover, TopView, In-Feed Video, Hashtag Challenges, dan Branded Effects.
- Live Streaming: Fitur live streaming di TikTok sangat efektif untuk berjualan. Banyak brand yang menggaet selebritas atau influencer terkenal untuk menarik perhatian pengguna. Contohnya Nagita Slavina, yang berhasil meraup keuntungan hingga Rp1 miliar dalam satu hari live streaming.
Influencer marketing di TikTok masih sangat penting, terutama jika influencer terbukti punya pengaruh besar bagi audiensnya. Jika kamu adalah pemilik bisnis yang ingin memanfaatkan TikTok Shop, kamu harus pintar dalam mengatur strategi.
PopStar adalah platform influencer marketing yang dapat membantumu. Kami akan mencarikan influencer yang tepat dan sesuai dengan bisnismu, sehingga strategimu bisa lebih maksimal. Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut!
Ready to Transform Your Marketing?
Discover how PopStar Influencer's AI-powered platform can revolutionize your brand's marketing strategy.