Pemasaran Influencer

Kenapa Influencer Marketing lebih Efektif di Instagram dibandingkan TikTok

Influencer Marketing lebih efektif di Instagram dibandingkan TikTok. Temukan alasannya dan keuntungannya sekarang!

Teuku Raya Mahesa
11 April 2023
5 min read
Kenapa Influencer Marketing lebih Efektif di Instagram dibandingkan TikTok

Kamu tahu tidak, kalau influencer marketing di Instagram bisa lebih efektif daripada iklan TV atau spanduk di jalanan? Dengan jutaan pengguna aktif, Instagram menjadi platform utama untuk aktivitas pemasaran digital, terutama di kalangan anak muda. Meskipun ada platform lain seperti TikTok, Instagram punya beberapa keunggulan yang membuatnya lebih fleksibel.

Artikel ini akan membahas mengapa Instagram lebih menjadi pilihan untuk influencer marketing dan pengaruhnya terhadap brand.

Mengapa Instagram Lebih Unggul dari TikTok untuk Pemasaran?

Meskipun TikTok populer di kalangan remaja dan dewasa muda, Instagram menawarkan audiens yang lebih beragam. Instagram juga punya beragam format konten, seperti foto, video, Stories, dan Reels, yang membuatnya lebih fleksibel. TikTok, di sisi lain, lebih fokus pada video pendek, yang membatasi jenis konten yang bisa kamu buat.

Instagram juga memiliki fitur Feeds dan Stories yang efektif untuk promosi. Feeds post memungkinkanmu memposting hingga 10 foto atau video, sedangkan Stories post bersifat lebih personal dan bisa hilang setelah 24 jam. Keduanya sangat efektif jika influencer memiliki banyak pengikut dan engagement rate yang sehat.

4 Pengaruh Influencer Marketing dan Instagram terhadap Brand

1. Meningkatkan Kesadaran Merek (Brand Awareness)

Menurut survei dari Influencer Marketing Hub, 90% responden menyatakan bahwa influencer marketing sangat efektif dalam meningkatkan brand awareness. Influencer punya jangkauan yang luas dan pengikut yang setia. Ketika mereka mempromosikan produkmu, hal itu membangun kredibilitas dan kepercayaan, yang pada akhirnya meningkatkan kesadaran merek.

2. Meningkatkan Keterlibatan Pengguna

Instagram memiliki fitur interaktif seperti polling, kuis, dan tanya jawab yang memungkinkan influencer membuat konten menarik. Keterlibatan pengguna yang tinggi dapat membantu brand membangun koneksi emosional dan memperkuat hubungan dengan audiens.

3. Meningkatkan Konversi dan Penjualan

Peningkatan brand awareness dan keterlibatan pengguna pada akhirnya akan meningkatkan konversi dan penjualan. Studi dari Influencer Marketing Hub menemukan bahwa influencer marketing menghasilkan rata-rata ROI (Return on Investment) sebesar $6,50 untuk setiap $1 yang diinvestasikan.

4. Memperkuat Reputasi Merek

Pengguna Instagram cenderung memiliki pandangan positif terhadap brand yang terlibat dalam influencer marketing. Menurut studi Mediakix, 80% pengguna Instagram menganggap influencer marketing efektif, dan 62% di antaranya menganggap brand yang terlibat kredibel dan terpercaya.

2 Cara Utama untuk Berkolaborasi dengan Influencer

  1. Hubungi Langsung: Jika kamu sudah tahu influencer mana yang cocok, kamu bisa langsung menghubunginya melalui kontak yang tertera. Namun, pastikan kamu sudah melakukan riset mendalam tentang influencer tersebut, termasuk engagement rate dan jenis kontennya.
  2. Gunakan Platform Influencer Marketing: Menggunakan platform seperti PopStar bisa mempermudah proses ini. Kamu bisa menemukan influencer yang sesuai dengan niche, jumlah pengikut, dan wilayah. Platform ini juga membantumu membuat penawaran, kontrak, dan mengukur efektivitas kampanye.

Penutup

Meskipun Instagram memiliki pengalaman yang lebih matang dalam influencer marketing, tidak ada salahnya juga mencoba platform lain seperti TikTok. Penting untuk menyesuaikan konten dan target audiens, karena setiap platform punya karakteristik dan perilaku konsumen yang berbeda.

Bingung memilih platform yang tepat? PopStar bisa membantumu! Hubungi kami untuk informasi dan skema kerja sama lebih lanjut.

Ready to Transform Your Marketing?

Discover how PopStar Influencer's AI-powered platform can revolutionize your brand's marketing strategy.